Tunas Imani Pesan Sekarang
Konflik Houthi dan Arab Saudi Memanas: Apa yang Terjadi di Riyadh dan Laut Merah?
berita

Konflik Houthi dan Arab Saudi Memanas: Apa yang Terjadi di Riyadh dan Laut Merah?

person

Tunas Imani

Penulis

Perkembangan terbaru

Konflik antara kelompok Houthi di Yaman dan Arab Saudi kembali meningkat pada September 2026. Laporan Reuters pada 19 September menyebut otoritas Saudi mengeluarkan peringatan bahaya udara di Riyadh dan Al-Kharj, kemudian mengumumkan status aman. Koalisi Saudi menyatakan rudal balistik yang diarahkan ke Riyadh berhasil dicegat, sementara Houthi mengklaim menyerang target sensitif dan fasilitas di Yanbu. Klaim pihak-pihak yang bertikai tidak seluruhnya dapat diverifikasi secara independen.[1][2]

Reuters pada 21 September melaporkan pasukan Houthi berupaya menguasai dataran tinggi strategis di Yaman untuk memutus pesisir Laut Merah dari wilayah yang masih dikuasai pasukan yang didukung Saudi. Laporan yang sama menyebut pertempuran meningkat dan dukungan militer langsung Amerika Serikat kepada Saudi belum dipastikan.[1]

Mengapa perkembangan ini penting?

Wilayah yang diperebutkan berkaitan dengan pesisir Laut Merah dan pendekatan menuju Bab el-Mandeb, salah satu jalur pelayaran penting. Karena itu, eskalasi dapat memengaruhi keamanan pelayaran, jadwal logistik, harga energi, dan keputusan maskapai atau operator transportasi. RFI/AFP menilai keunggulan medan, koordinasi pasukan lokal, dan kemampuan rudal serta drone Houthi menjadi faktor yang membuat konflik sulit diselesaikan secara cepat.[3]

Yang sudah terverifikasi dan yang belum

  • Otoritas Saudi melalui SPA memuat pernyataan bahwa rudal menuju Riyadh berhasil dicegat dan dihancurkan.[4]
  • Reuters melaporkan adanya peringatan keamanan dan suara ledakan/asap di sekitar Riyadh.[2]
  • Klaim kerusakan spesifik, serangan terhadap seluruh fasilitas yang disebut Houthi, dan laporan mengenai keputusan militer negara lain masih perlu dibaca dengan label atribusi karena belum semuanya terverifikasi independen.[1][2]

Catatan untuk jamaah Indonesia

Berita konflik tidak otomatis berarti Makkah dan Madinah ditutup atau seluruh perjalanan Umroh dan Haji berhenti. Jamaah harus menunggu informasi resmi maskapai, otoritas penerbangan, Kementerian Agama, dan penyelenggara perjalanan. Jangan menyebarkan video lama atau klaim media sosial tanpa tanggal dan sumber yang jelas.

Sumber

  1. Reuters, 21 September 2026 — Houthis push for control of Yemen highlands
  2. Reuters, 19 September 2026 — Alert and claimed attacks near Riyadh
  3. RFI/AFP, 22 September 2026 — Saudi struggles to contain the Houthis
  4. Saudi Press Agency — Missile toward Riyadh intercepted

Siap Menuju Baitullah?

Dapatkan rekomendasi paket Umroh terbaik sesuai kebutuhan ibadah Anda.

Lihat Paket Tersedia

Bagikan Artikel: